Bila tuduhan dan fitnah sudah menyebar

Monday, June 29, 2009 23:48
Posted in category Artikel

Mungkin kita sadari atau tidak semakin dekat pemilihan President dinegara kita ini, semakin ada saja fitnah-fitnah terhadap salah satu calon dan wakil calon pemimpin ini, dari isu neoliberalisme sekarang yang sedang santer-santernya tentang kasus tuduhan kepada istri cawapress dari salah satu partai yang di-isukan beragama Katholik. Lihat beritanya di bawah, diambil dari liputan 6

Saya menulis ini hanya gerah saja kepada para politisi kita itu, tingkah laku akhlaknya tercela sekali. Namun bukan politisi bijak yang saya maksud disini, khawatir disalah pahami. Setiap hari di media elektronik menurut pendapat saya pribadi di-isi oleh debat-debat yang tidak memberikan manfaat sama sekali

…. baca selengkapnya »

Bookmark and Share

Tafsir Surat al Baqarah (3)

Monday, June 29, 2009 10:57
Posted in category Al Qur'an, Tafsir

Ayat sebelumnya 1 | 2 |

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, (al-Baqarah : 3)

{الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ }, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, Abu ja’far ar-Razi menceritakan dari Abdullah, ia berkata: Iman itu adalah kebenaran.”

وَقَالَ عَلِيّ بْن أَبِي طَلْحَة وَغَيْره عَنْ اِبْن عَبَّاس رَضِيَ اللَّه عَنْهُمَا يُؤْمِنُونَ يُصَدِّقُونَ

Ali bin Abi Thalhah dan juga lainnya, berkata, dari Ibnu Abbas, ra :”mereka beriman maksudnya adalah mereka membenarkan. ” Sedangkan mu’amar, dari az-zuhri : “Iman adalah amal.”

…. baca selengkapnya »

Bookmark and Share

Adab Berbicara

Wednesday, June 24, 2009 13:21
Posted in category Free e-book

Judul: Adab Berbicara
Bahasa: Indonesia
Penulis : Majid bin Su’ud Alu ‘Ausyan
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Diskripsi Singkat: Tulisan ini menyebutkan beberapa adab berbicara, bahwa setiap muslim wajib menjaga mulutnya dan tidak berbicara kecuali untuk sesuatu yang bermanfaat baik di dunia maupun akhirat .

Donwload Informasi :

File Size/Format File : 264.4 KB/PDF
Link Download : http://alhikmah.web.id/download/9adabberbicara.html

Bookmark and Share

Adab Tertawa dan Bersendau Gurau

Wednesday, June 24, 2009 13:12
Posted in category Free e-book

Free Ebook

Penulis : Majid bin Su’ud Alu ‘Ausyan
Penterjemah : Muzafar Sahidu bin Mahsun Lc
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Diskripsi Singkat: Tulisan ini menyebutkan beberapa adab tertawa dan senda gurau diantaranya: hendaknya senda gurau dilakukan pada waktunya yang sesuai, Tidak tenggelam dan terlewat batas, tidak berbicara dengan perkataan yang buruk, Tidak bersenda gurau dengan memperolok-olok agama, Tidak bersendra gurau dengan orang-orang yang bodoh, Hendaknya menjaga perasaaan orang lain.

Download Informasi :

File Size/Format File : 190.5 KB / PDF

Link Download : http://alhikmah.web.id/download/8adabbecanda.html

Bookmark and Share

Adab Bertamu

Wednesday, June 24, 2009 12:48
Posted in category Free e-book

Free Ebook

Judul: Adab Bertamu
Bahasa: Indonesia
Penulis : Majid bin Su’ud Alu ‘Ausyan
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Diskripsi Singkat: Tulisan ini menyebutkan beberapa adab bertamu dan hukumnya dalam islam, Memuliakan tamu hukumnya wajib, kemudian menjelaskan beberapa adab yang harus dijaga oleh setia muslim ketika bertamu.

Download Informasi :

File Size/Format File : 260.7 KB / PDF
Link Download : http://alhikmah.web.id/download/7adabbertamu.html

Bookmark and Share

Kembali Kepada Ramadhan Kaum Salaf

Wednesday, June 24, 2009 12:38
Posted in category Free e-book

Free Ebook : Kembali Kepada Ramadhan Kaum Salaf
Judul: Kembali kepada Ramadhan kaum salaf
Penyusun : Abul Hasan bin Muhammad al-Faqih
Terjemah : Hidayat Mustafid. MA
Bahasa: Indonesia
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Diskripsi Singkat: Menjelaskan tentang keutamaan ramadhan dan bagaimana kaum salafushalih menggunakan bulan ramadhan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah swt, karena sesungguhnya setiap malam dan siang di bulan Ramadhan, Allah memerdekakan ahli neraka dari neraka dan sesungguhnya bagi setiap muslim memiliki doa yang akan dikabulkan Allah swt.

Informasi Download:

File Size/File Format : 230KB/PDF

Link Download : http://alhikmah.web.id/download/6romadhan.html

Bookmark and Share

Bagaimana hukum Air Madzi ?

Wednesday, June 24, 2009 10:19
Posted in category Fiqih

Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket. Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan atau membayangkan jima’ (hubungan seksual) atau ketika pasangan suami istri bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan foreplay/pemanasan). Air madzi keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak terasa). Air madzi dapat terjadi pada laki-laki dan wanita, meskipun pada umumnya lebih banyak terjadi pada wanita.

Status air madzi adalah najis dan mengaharuskan berwudhu sebagaimana jika kita kencing, berikut adalah dalil-dalil yang berkaitan:

( عَنْ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ { : كُنْت أَلْقَى مِنْ الْمَذْيِ شِدَّةً وَعَنَاءً وَكُنْت أُكْثِرُ مِنْهُ الِاغْتِسَالَ فَذَكَرْت ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : إنَّمَا يَجْزِيك مِنْ ذَلِكَ الْوُضُوءُ فَقُلْت : يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ بِمَا يُصِيبُ ثَوْبِي مِنْهُ ؟ قَالَ : يَكْفِيك أَنْ تَأْخُذَ كَفًّا مِنْ مَاءٍ فَتَنْضَحَ بِهِ ثَوْبَك حَيْثُ تَرَى أَنَّهُ قَدْ أَصَابَ مِنْهُ } . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَابْنُ مَاجَهْ وَالتِّرْمِذِيُّ . وَقَالَ : حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَرَوَاهُ الْأَثْرَمُ وَلَفْظُهُ قَالَ : { كُنْت أَلْقَى مِنْ الْمَذْيِ عَنَاءً فَأَتَيْت النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْت ذَلِكَ لَهُ ، فَقَالَ : يَجْزِيك أَنْ تَأْخُذَ حَفْنَةً مِنْ مَاءٍ فَتَرُشَّ عَلَيْهِ } ) .

Artinya : Dari Sahl bin Hunaif, ia berkata : Aku mengeluarkan madzi dengan sangat dan payah, dan aku sering mandi karenanya, maka aku menyampaikan hal itu kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia bersabda : “Sebenarnya cukup bagimu wudhu karena itu”, kemudian aku bertanya : bagaiman tentang air madzi yang terkena pakaiannku? Rasulullah menajwab : “Cukup bagimu mengambil air setapak tangan, lalu kamu percikan pada pakaian yang kamu duga terkena oleh madzi itu. ” (HR Abu Dawud, Ibnu majah, dan Tirmidzi, dan Tirmidzi berkata : Hadis ini Hasan Sahih)

…. baca selengkapnya »

Bookmark and Share

Kasih sayang dan berbuat baik terhadap anak yatim, perempuan, orang lemah dan miskin.

Monday, June 22, 2009 13:39
Posted in category Hadist, Riyadhus Sholihin
33- باب ملاطفة اليتيم والبنات وسائر الضَّعَفة والمساكين والمنكسرين
والإِحسان إليهم والشفقة عليهم والتواضع معهم وخفض الجناح لهم

Bersikap Lemah-lembut Kepada Anak Yatim, Anak-Anak Perempuan Dan Orang Lemah Yang Lain-lain, Kaum Fakir Miskin, Orang-orang Cacat, Berbuat Baik Kepada Mereka, Mengasihi, Merendahkan Diri Serta Bersikap Merendah Kepada Mereka

قال اللَّه تعالى: {وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ } .

dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. (al-Hijr : 88)

وقال تعالى: { وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا } .

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; (al-Kahfi : 28)

وقال تعالى: { فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلا تَقْهَرْ ، وَأَمَّا السَّائِلَ فَلا تَنْهَرْ } .

Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang, Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya. (adh- Dhuha : 9-10)

وقال تعالى : {أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ، فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ، وَلا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ } .

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? , Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

260- عن سعد بن أَبي وَقَّاص رضي اللَّه عنه قال : كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم سِتَّةَ نفَر ، فقال المُشْرِكُونَ للنَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : اطْرُدْ هُؤُلاءِ لا يَجْتَرِئُون عليْنا ، وكُنْتُ أَنا وابْنُ مسْعُودٍ ورجُل مِنْ هُذَيْلِ وبِلال ورجلانِ لَستُ أُسمِّيهِما ، فَوقَعَ في نَفْسِ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ما شاءَ اللَّه أَن يقعَ فحدث نفْسهُ ، فأَنْزَلَ اللَّهُ تعالى : { ولا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُون رَبَّهُمْ بالْغَداةِ والعَشِيِّ يُريدُونَ وجْهَهُ } [ الأنعام : 52 ] رواه مسلم.

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash ra. Ia berkata : ” Kami berenam bersama Nabi SAW Kemudian berkatalah pemuka-pemuka kaum musyrik : “Usirlah mereka dari sisimu, agar tidak kurang ajar kepada kami.” Saya, Ibnu Mas’ud dan orang dari suku Hudzail, serta Bilal dan dua orang yang sengaja tidak saya sebutkan namanya. Maka tergeraklah dalam hati Rasulullah SAW, apa yang akan terjadi pada dirinya, tiba-tiba Allah Ta’ala menurunkan ayat: “WALAA TATHRUDIL LADZIINA YUD’UUNA RABBAHUM BIL GHADAATI WAL ‘ASYIYYI YURIIDUUNA WAJHAH” (Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhannya pada waktu pagi dan petang dengan mengharapkan Keridhaan-Nya. {al-An’aam : 52}) (H.R Muslim)

…. baca selengkapnya »

Bookmark and Share