Di usianya yang masih 2 tahun, Al Bukhari menjadi yatim 2 tahun setelah kematian ayahanda, Bukhari terserang penyakit buta permanen. Ibunda sudah membawa Bukhari berobat ke beberapa tempat namun tidak bisa disembuhkan.
Walau ia buta, Imam Bukhari memiliki kecerdasan dan kemampuan menghafal yang luar biasa. Al Bukhari sanggup mengingat apapun yang dibacakan padanya dan mengulang tanpa salah satu katapun termasuk titik komanya.

Ia pun dimasukkan ke dalam sebuah madrasah. Saat baru datang ke madrasah tersebut, sang guru ketika itu sedang membaca Surat Qaf. Begitu gurunya selesai membaca, Al Bukhari kecil mengangkat tangannya memberitahu bahwa dirinya sudah hafal surat Qaf yang baru dibacakan tadi. Bukhari bahkan hafal sampai makhroj nya pun persis dengan gurunya. Gurunya pun menyarankan Bukhari untuk belajar ilmu hadits. Sepulang dari madrasah, Bukhari menceritakan apa yang terjadi kepada Ibunya dan mengatakan ingin belajar ilmu hadits.
.
Namun….

Tunggu kisah BUKHORI KECIL PART 2 & 3 

Sekedar mengingatkan kembali, bagi yang belum ikut
“PROGRAM GERAKAN SEDEKAH RUTIN Rp. 25.000/BULAN”.

Yukkk ikut bergabung menjadi fasilitator santri salaf & penghafal Al-Qur’an. Jika belum bisa menghafal, setidak nya kita menjadi fasilitatornya. InsyaAllah pahala sama kok
Sedekah itu tidak membuat kita miskin. Sebaliknya, sedekah akan menambah rizki kita, sedekah melancarkan rizki kita, sedekah menghapus kesedihan dan lara. Jangan lupa bantu like, koment dan share ya kak…
Yang ikutan bantu, bisa chat WA/DM ke admin request doa nya ya kak, biar di doakan santri penghafal Al-Qur’an. Karena tiap seminggu 3x para santri mengadakan khatamn qur’an dan doa bersama.

Hubungi Kami

Phone/ WA : 081575044541
E-mail : pptalmabrur@gmail.com